Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
DPRD Prov Babel

Wakil Ketua DPRD Babel Soroti Keributan di Penerbangan Super Air Jet, Minta Evaluasi Pelayanan Maskapai

170
×

Wakil Ketua DPRD Babel Soroti Keributan di Penerbangan Super Air Jet, Minta Evaluasi Pelayanan Maskapai

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, menyoroti insiden keributan antara awak kabin dan penumpang dalam penerbangan Super Air Jet IU-820 rute Jakarta–Pangkalpinang, Jumat (3/4/2026).

Edi yang mengaku berada langsung di dalam pesawat saat kejadian berlangsung menyampaikan keprihatinannya terhadap sikap awak kabin yang dinilai tidak profesional dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.

Menurutnya, keributan bermula saat seorang penumpang dilarang membawa buket bunga potong ke dalam kabin, meskipun barang tersebut telah melalui pemeriksaan keamanan di bandara keberangkatan di Jakarta.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana petugas menolak buket bunga itu dengan cara yang sangat kasar. Bahkan sempat terdengar ucapan, ‘Mau ibu yang turun atau bunganya yang kami turunkan’. Ini sangat tidak sopan dan mencederai hak penumpang,” ujar Edi.

Ia menilai, penanganan yang dilakukan awak kabin tidak mencerminkan standar pelayanan yang baik, terlebih dalam situasi yang menyangkut kenyamanan dan hak konsumen.

Edi menegaskan bahwa buket bunga tersebut dibawa penumpang untuk keperluan tradisi Cheng Beng, yang merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Tionghoa di Bangka Belitung. Oleh karena itu, ia menilai maskapai seharusnya memiliki sensitivitas terhadap nilai-nilai budaya lokal.

“Ini bukan sekadar barang bawaan biasa, tetapi berkaitan dengan tradisi keagamaan dan budaya. Maskapai harus memahami konteks ini dan tidak bersikap kaku tanpa mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kearifan lokal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edi juga menyoroti kejadian lain yang sebelumnya melibatkan maskapai yang sama, yakni gagalnya keberangkatan 29 santri menuju Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, dua insiden yang terjadi dalam waktu berdekatan ini menjadi indikator perlunya evaluasi menyeluruh dari pihak manajemen.

“Dua kejadian ini terjadi di Bangka Belitung dan sangat mencederai kami sebagai wakil rakyat. Ini menyangkut perlindungan hak konsumen. Saya minta ada penegakan aturan dan evaluasi serius terhadap sistem pelayanan serta pelatihan karyawan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa DPRD Babel akan memberi perhatian terhadap persoalan ini, termasuk mendorong adanya perbaikan pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Edi berharap, maskapai dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan profesionalitas, etika, serta penghormatan terhadap keberagaman budaya masyarakat di daerah tujuan penerbangan, khususnya menuju Pangkalpinang.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang dan merugikan masyarakat. Pelayanan yang baik adalah hak setiap penumpang,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *