BALUNIJUK, KATABABEL.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan mewisuda 431 lulusan pada Wisuda XXXVII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Besar Universitas Bangka Belitung, Rabu (29/7/2026).
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan dihadiri oleh orang tua dan keluarga wisudawan, sivitas akademika UBB, serta sejumlah tamu undangan. Hadir sebagai tamu kehormatan, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, yang menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Generasi Muda dan Formulasi Talenta Produktif: Merancang Jalan Berkarya untuk Membangun Negeri.”
Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi di UBB. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang yang tidak hanya dilakukan oleh para mahasiswa, tetapi juga berkat doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga.
“Atas nama pimpinan Universitas Bangka Belitung, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati beserta keluarga yang telah mendampingi setiap proses perjuangan hingga hari ini. Keberhasilan ini adalah kebanggaan bersama,” ujarnya.
Dalam refleksinya yang bertajuk “Kita: Dulu dan Kini”, Prof. Ibrahim mengajak para lulusan mengenang perjalanan sejak pertama kali menjadi mahasiswa hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi.
“Dulu kalian datang sebagai mahasiswa baru dengan penuh harapan dan cita-cita. Hari ini kalian berdiri sebagai sarjana yang telah melewati berbagai proses pembelajaran, pengabdian, dan pendewasaan diri. Banyak hal telah berubah, baik dalam kehidupan pribadi maupun cara memandang masa depan,” katanya.
Ia menuturkan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, serta membentuk kepribadian yang akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mungkin hari ini terasa seperti sebuah seremoni. Namun sesungguhnya, Universitas Bangka Belitung pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup kalian. Di kampus inilah banyak cerita, pengalaman, persahabatan, dan pembelajaran yang akan selalu dikenang,” ungkapnya.
Prof. Ibrahim menegaskan bahwa setelah diwisuda, para lulusan kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni Universitas Bangka Belitung. Karena itu, ia berharap seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater serta menunjukkan kompetensi dan integritas di mana pun berada.
“Sebagai alumni Universitas Bangka Belitung, kalian membawa nama almamater ke tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa lulusan UBB mampu bekerja secara profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan bangsa,” pesannya.
Rektor juga menyampaikan bahwa UBB terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik seiring perkembangan teknologi. Salah satu inovasi yang diterapkan pada wisuda kali ini adalah pemberlakuan ijazah elektronik yang telah dikirimkan kepada seluruh lulusan melalui alamat surat elektronik masing-masing dan dinyatakan sah sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, transformasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Bangka Belitung dalam memberikan pelayanan akademik yang lebih efektif, modern, dan akuntabel kepada seluruh sivitas akademika.
Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan terdidik.
Ia mengajak para lulusan untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai bekal menghadapi tantangan zaman serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Yusril juga menyoroti potensi besar Bangka Belitung sebagai daerah penghasil timah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tersebut harus dikelola berdasarkan ilmu pengetahuan agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
“Bangka Belitung adalah negeri yang kaya akan timah. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan ilmu pengetahuan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, baik di darat maupun di laut. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat kekayaan alam tersebut demi masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui Wisuda XXXVII ini, Universitas Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, inovatif, dan memiliki daya saing. Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai akademik, integritas, dan semangat pengabdian dalam setiap langkah pengabdiannya di tengah masyarakat.









