Dari Pangkalpinang Bidik Pasar Nasional, Walikopi Networking Gandeng Media dan Kreator Lokal

Sandi Kharisma
1 Okt 2026 16:14
3 menit membaca

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Peluang industri teknologi di Bangka Belitung mulai dilirik sebagai ruang kolaborasi baru bagi pelaku usaha, media, dan kreator konten lokal.

Melalui Walikopi Networking, pelaku usaha lokal mulai menyiapkan strategi untuk membawa pemasaran produk teknologi dari Pangkalpinang ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional.

Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan training dan silaturahmi bersama media sosial agregator serta media massa yang digelar di kawasan Bukit Baru, Pangkalpinang, Kamis (1/10/2026).

Owner Walikopi Networking, Areng Permana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahap awal untuk menyamakan persepsi mengenai pola kerja sama, SOP, publikasi, hingga mekanisme pelaporan.

banner 1028x250

Areng mengungkapkan, Walikopi Networking memiliki jaringan dengan sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Perusahaan Multi Nasional, perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang perangkat keras komputer.

Menurutnya, peluang tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemasaran produk, tetapi juga bagaimana pekerjaan yang selama ini banyak berpusat di Jakarta dapat dikerjakan oleh sumber daya lokal di Bangka Belitung.

“Kenapa tidak kita buat agensinya dan mediatornya di sini. Selama ini banyak pekerjaan yang datang dari Jakarta. Kalau bisa, uang dari Jakarta kita tarik ke Pangkalpinang dan dikerjakan orang-orang kita,” kata Areng.

Dalam pertemuan tersebut, Walikopi Networking memaparkan rencana menggandeng media online dan kreator konten melalui skema kerja sama awal selama tiga bulan.

Media online akan berperan dalam publikasi dan pemberitaan, sedangkan kreator konten media sosial diarahkan untuk membantu memperluas distribusi informasi melalui berbagai platform digital.

Areng mengatakan pola kerja sama akan disusun secara profesional, termasuk target pekerjaan, pembagian tugas, administrasi, serta laporan secara berkala.

“Ini bisnis murni. Ada model-model yang harus kita keluarkan, termasuk untuk iklan dan kebutuhan lainnya. Ada standar pelaporan, nanti kita berikan,” ujarnya.

Ia menilai Bangka Belitung memiliki sumber daya yang dapat diberdayakan untuk menggarap pekerjaan pemasaran dan publikasi perusahaan nasional tanpa harus seluruhnya dikerjakan dari Jakarta.

“Tiga bulan ini kita coba dulu. Orang Bangka pun bisa mengerjakannya, tidak harus kalian ke Jakarta. Kami pun bisa mengerjakannya di sini,” katanya.

Areng menambahkan, kerja sama dengan perusahaan teknologi tersebut menjadi salah satu tahap awal. Ke depan, Walikopi Networking membuka peluang untuk mengembangkan jaringan dengan perusahaan teknologi lainnya.

Strategi tersebut akan dilakukan secara paralel dengan memanfaatkan jaringan media, komunitas komputer, serta kanal media sosial seperti Facebook dan Instagram.

“Harapannya ada sampai lima perusahaan teknologi yang bisa kita kerjakan. Kita tidak ingin saling bergesekan. Kita ingin bekerja dan membangun bisnis,” ujarnya.

Menurut Areng, kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis baru yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak, mulai dari perusahaan teknologi, media online, kreator konten hingga pelaku usaha lokal.

Ia berharap kerja sama yang diawali dari Pangkalpinang tersebut dapat berkembang secara bertahap menuju cakupan pasar yang lebih luas.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan SOP, mekanisme kerja sama dan pelaporan, serta diskusi bersama dalam suasana silaturahmi dan makan siang.(Rel) 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *