Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
DPRD Prov Babel

Audiensi Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit PT BTS, DPRD Babel Dorong Kepatuhan Regulasi dan Perlindungan Masyarakat

36
×

Audiensi Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit PT BTS, DPRD Babel Dorong Kepatuhan Regulasi dan Perlindungan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat audiensi terkait pembangunan pabrik kelapa sawit milik PT Bangka Tengah Sawitindo (BTS) di Desa Puput, Kabupaten Bangka Tengah, di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Kamis (18/6/2026).


Audiensi tersebut dihadiri unsur DPRD Babel, pemerintah daerah, pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta pihak perusahaan guna membahas berbagai aspek terkait pembangunan pabrik, mulai dari perizinan, kesesuaian tata ruang, hingga dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.


Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa DPRD mendukung masuknya investasi ke daerah, namun seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Menurut Didit, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, sejumlah dokumen perizinan yang menjadi persyaratan pembangunan masih dalam proses dan belum diterbitkan oleh pemerintah daerah terkait.


“DPRD pada prinsipnya mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat. Namun seluruh tahapan harus berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, baik bagi masyarakat, pemerintah maupun pihak perusahaan,” ujar Didit.


Selain aspek perizinan, rapat juga membahas kesesuaian lokasi pembangunan dengan rencana tata ruang wilayah. DPRD meminta seluruh pihak terkait melakukan kajian dan evaluasi secara komprehensif guna memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.


Dalam kesempatan tersebut, DPRD juga menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi yang intensif antara perusahaan dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.


“Kami berharap seluruh pihak dapat membangun komunikasi yang baik, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan menghasilkan solusi terbaik bagi semua pihak,” katanya.


Selain itu, sejumlah aspirasi masyarakat turut disampaikan dalam audiensi, termasuk terkait jarak lokasi pembangunan dengan kawasan permukiman serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi proyek. DPRD meminta hal tersebut menjadi perhatian serius dan dilakukan kajian teknis sesuai ketentuan yang berlaku.


Didit menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil DPRD bertujuan untuk memastikan investasi yang masuk ke Bangka Belitung dapat memberikan manfaat ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan masyarakat.


Audiensi tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya percepatan penyelesaian seluruh proses perizinan, peningkatan koordinasi antara perusahaan dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta evaluasi terhadap aspek tata ruang dan lingkungan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai regulasi.


Melalui forum dialog tersebut, DPRD Babel berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepatuhan terhadap aturan, transparansi, dan semangat kolaborasi demi terciptanya investasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *