banner 728x90
DPRD Bangka

Reses DPRD Bangka, Denny Hasbi Serap Aspirasi Warga Sungailiat: Soroti Program Pusat

46
×

Reses DPRD Bangka, Denny Hasbi Serap Aspirasi Warga Sungailiat: Soroti Program Pusat

Sebarkan artikel ini

SUNGAILIAT, KATABABEL.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Sungailiat, Denny Hasbi, menggelar kegiatan reses guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, ibu-ibu, hingga perwakilan kelurahan dan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Denny Hasbi menyampaikan adanya sejumlah program dari pemerintah pusat yang perlu disinergikan di tingkat daerah. Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar program dapat berjalan optimal.

Selain membahas program pusat, sektor infrastruktur juga menjadi sorotan dalam reses tersebut. Persoalan lampu jalan menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Warga mengeluhkan masih banyak titik penerangan yang rusak atau belum tersedia, sehingga berdampak pada aktivitas dan keamanan lingkungan.

Menanggapi hal itu, Denny menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Masalah lampu jalan ini akan kami sampaikan ke OPD terkait. Ini menjadi catatan penting karena menyangkut keamanan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa titik, seperti di kawasan Cendrawasih, telah diusulkan untuk dimasukkan dalam program pembangunan daerah melalui skema anggaran yang ada, sehingga dapat segera direalisasikan.

Di sektor pendidikan, isu zonasi juga menjadi perhatian masyarakat. Denny mengakui bahwa sistem zonasi saat ini masih mengacu pada aturan lama dan belum sepenuhnya mengakomodasi kondisi di lapangan.

“Kalau ada anak yang tidak diterima sekolah karena zonasi, silakan sampaikan kepada kami penyebabnya. Nanti akan kami tindak lanjuti dan komunikasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat, pihak sekolah, dan pemerintah agar persoalan pendidikan dapat diselesaikan secara adil dan transparan.

Kegiatan reses tersebut ditutup dengan sesi dialog terbuka, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan pembahasan dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Semua aspirasi ini akan kami masukkan dalam pembahasan program pembangunan daerah. Harapan kami, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa direalisasikan secara bertahap,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *