banner 728x90
Pemprov Babel

Pemprov Babel dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

89
×

Pemprov Babel dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pangkalpinang, Jumat (6/3/2026).

Langkah ini dilakukan menyusul antrean kendaraan yang terlihat cukup panjang di beberapa SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Pemantauan tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Renaldi, mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, bersama jajaran terkait guna memastikan kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di lapangan tetap aman dan terkendali.

Beberapa SPBU yang menjadi lokasi pemantauan di antaranya SPBU di Jalan Alexander, Kelurahan Air Itam; SPBU di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam; SPBU di Jalan Jenderal Sudirman, Selindung Baru; SPBU di Jalan RE Martadinata, Opas Indah, Kecamatan Taman Sari; serta SPBU di Bacang, Kecamatan Bukit Intan.

Di sela kegiatan tersebut, Renaldi menyampaikan bahwa pemantauan ini juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, pasokan BBM untuk wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Persediaan BBM di Bangka Belitung aman, sehingga masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola SPBU untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun melalui pemasangan imbauan di area SPBU.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi panic buying yang dapat memicu antrean panjang.

“Kami berharap pihak SPBU dapat membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun melalui media informasi di lokasi SPBU, sehingga masyarakat tidak panik dalam membeli BBM,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Satpol PP Babel juga melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang berada di area SPBU guna mengantisipasi praktik pengetapan atau “ngerit” BBM yang berpotensi menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Melalui pemantauan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap distribusi BBM di wilayah Babel tetap berjalan lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *