banner 1028x250

DLH Pangkalpinang Gencarkan Jumat Asri, Sampah Liar di Jalan Kampak Jadi Sasaran

Sandi Kharisma
9 Okt 2026 12:59
3 menit membaca
Spread the love

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang terus menggencarkan upaya menjaga kebersihan kota melalui gerakan Gotong Royong Jumat Asri. Kali ini, pembersihan dipusatkan di sepanjang Jalan Baru Kampak, Kecamatan Gabek, Jumat (9/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, dan diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Pangkalpinang, Camat Gabek, serta para lurah se-Kecamatan Gabek.

Dalam kegiatan itu, para peserta bergotong royong membersihkan sampah, memangkas rumput liar, dan menata lingkungan di sepanjang ruas jalan yang menjadi salah satu akses masyarakat tersebut.

Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan Jumat Asri merupakan kegiatan rutin setiap pekan sekaligus bagian dari program prioritas Wali Kota Pangkalpinang untuk mewujudkan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan tertata.

banner 1028x250

Menurutnya, keterlibatan ASN dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di lokasi yang kerap menjadi titik pembuangan sampah liar.

“Kita sebagai ASN menjadi pionir untuk kebersihan Kota Pangkalpinang, terutama di titik-titik sampah liar dan tempat-tempat yang perlu mendapat perhatian,” ujar Fahrizal.

Ia menjelaskan, sampah liar umumnya ditemukan di lahan kosong, kawasan yang belum banyak aktivitas, serta ruas jalan yang masih ditumbuhi semak belukar. Kondisi tersebut menjadi perhatian DLH sehingga pembersihan perlu dilakukan secara berkala.

Selain membersihkan sampah yang sudah menumpuk, DLH juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Fahrizal mengakui, pelayanan pengangkutan sampah di sejumlah kawasan pengembangan, khususnya Kecamatan Gerunggang dan Gabek, belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah.

Karena itu, masyarakat diimbau aktif berkomunikasi dengan pihak kelurahan untuk memperoleh informasi mengenai layanan pengangkutan sampah yang tersedia, termasuk rute kendaraan pengangkut yang dikenal sebagai mobil pink dan mobil kuning.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui mekanisme berlangganan atau melakukan pengelolaan sampah secara swadaya di lingkungan masing-masing.

“Semua bisa dikomunikasikan dengan pihak kelurahan. Untuk rute mobil pink ataupun mobil kuning, silakan berlangganan atau melakukan pengelolaan secara swadaya,” jelasnya.

Fahrizal juga menyarankan masyarakat mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk atau produk bermanfaat lainnya sebagai salah satu upaya mengurangi volume sampah yang dibuang.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat, mulai dari memilah sampah, memanfaatkan layanan pengangkutan, hingga tidak membuang sampah di lokasi yang bukan peruntukannya.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan bahwa kegiatan gotong royong di Jalan Baru Kampak juga bertujuan menggugah kesadaran masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

Pemerintah kota berencana memasang CCTV dan spanduk imbauan di kawasan perbatasan Kecamatan Gerunggang dan Gabek untuk memperkuat pengawasan serta mencegah praktik pembuangan sampah liar.

Saparudin mengatakan, Pemkot Pangkalpinang sebelumnya telah melakukan pendekatan melalui imbauan. Namun, apabila masih ditemukan pelanggaran, penegakan aturan sesuai peraturan daerah (Perda), termasuk sanksi denda, akan menjadi langkah yang dipertimbangkan.

Ia turut menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya menyasar perilaku masyarakat, tetapi juga pelayanan kebersihan dan koordinasi antarperangkat daerah di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Melalui gerakan Jumat Asri, DLH Kota Pangkalpinang berharap kesadaran menjaga kebersihan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci untuk menekan keberadaan titik sampah liar sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.(San)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *