banner 1028x250

Gerakan Ibu Hamil Sehat Digencarkan, Wali Kota Pangkalpinang Tekankan Pemeriksaan Kehamilan

Sandi Kharisma
14 Okt 2026 16:35
3 menit membaca
Bagikan

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, resmi membuka Gerakan Ibu Hamil Sehat di Taman Wilhelmina, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Bunda Hj. Susanti Saparudin, S.E., Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Hisar Manalu, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Siti Fuji Astuti sebagai narasumber.

Dalam kesempatan itu, Prof. Saparudin menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi ibu hamil. Ia menyebut pemeriksaan kehamilan perlu dilakukan minimal enam kali selama masa kehamilan, termasuk sedikitnya dua kali pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG).

“Mulai dari awal kehamilan sampai melahirkan, ibu hamil wajib diperiksa kesehatannya minimal enam kali. Kita memiliki sembilan puskesmas dan rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, dan kita minta pemeriksaan USG dilakukan minimal dua kali,” ujar Saparudin.

banner 1028x250

Menurutnya, Gerakan Ibu Hamil Sehat tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kondisi fisik, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan gizi, pemberian vitamin, serta kesiapan mental ibu selama menjalani kehamilan.

Ia mengatakan, kondisi kesehatan ibu selama kehamilan memiliki peran penting terhadap tumbuh kembang janin sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting.

“Ibu hamil harus sehat jasmani, rohani, dan lingkungannya. Dari sisi jasmani, harus memperhatikan asupan makanan bergizi, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan nutrisi lainnya. Kesehatan rohani juga penting agar ibu dapat menjalani kehamilan dengan baik,” jelasnya.

Saparudin juga mengingatkan bahwa upaya menjaga kesehatan anak perlu dimulai sejak masih berada di dalam kandungan. Pemenuhan nutrisi dan pemantauan perkembangan janin, kata dia, perlu dilakukan secara berkelanjutan agar bayi dapat lahir dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental.

Ia mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan seluruh pihak yang telah menggagas Gerakan Ibu Hamil Sehat. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperluas edukasi dan meningkatkan kesadaran ibu hamil serta keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

“Gerakan ini harus terus digencarkan melalui posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat perlu mendapatkan informasi dan edukasi yang cukup mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Hisar Manalu mengatakan Gerakan Ibu Hamil Sehat bertujuan meningkatkan kesadaran ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan serta pemantauan kondisi ibu dan janin secara berkala.

Hisar menyampaikan, pemeriksaan USG bagi ibu hamil telah tersedia secara gratis di puskesmas. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengetahui perkembangan kehamilan sekaligus mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap informasi mengenai pemeriksaan kehamilan dapat tersosialisasi dengan baik. Fasilitas USG yang tersedia di puskesmas bisa dimanfaatkan agar kondisi ibu dan janin terpantau,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, Hisar menilai dukungan keluarga dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi. Kesiapan menghadapi persalinan perlu dipersiapkan sejak awal, termasuk keberadaan pendamping dan tim siaga di lingkungan kelurahan.

Hal itu dinilai penting mengingat waktu persalinan tidak selalu dapat diprediksi secara pasti.

Upaya pencegahan stunting juga dilakukan melalui pemberian vitamin dan tablet tambah darah, disertai pemantauan kondisi ibu serta janin selama masa kehamilan.

Melalui Gerakan Ibu Hamil Sehat, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong agar pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, serta dukungan keluarga menjadi perhatian bersama demi memastikan ibu dan bayi mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sejak masa kehamilan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *