banner 1028x250

Pemkot Pangkalpinang Perkuat Manajemen Talenta ASN Melalui Profiling Kompetensi dan Potensi

Sandi Kharisma
13 Okt 2026 18:09
2 menit membaca
Bagikan

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemetaan kompetensi dan potensi pegawai sebagai bagian dari penerapan manajemen talenta.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan bahwa profiling ASN menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi, potensi, karakter, serta kemampuan masing-masing pegawai. Hasil pemetaan tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam menempatkan ASN sesuai kebutuhan organisasi.

Hal itu disampaikan Saparudin saat menghadiri kegiatan Pengembangan Kompetensi dan Manajemen Talenta untuk Mewujudkan ASN Profesional, Kompeten, dan Berintegritas di Lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, yang berlangsung di Kantor UPT BKN Kota Pangkalpinang, Selasa (13/10/2026).

Menurut Saparudin, pemetaan ASN tidak semata-mata melihat latar belakang pendidikan formal, tetapi juga menggali berbagai potensi dan kompetensi yang dimiliki setiap pegawai.

banner 1028x250

“Setiap pegawai memiliki karakter dan kecenderungan yang berbeda. Ada yang lebih nyaman bekerja di dalam ruangan, ada juga yang lebih cocok bertugas di lapangan. Hal ini perlu dipetakan agar penempatan sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, profiling ASN bukan merupakan mekanisme untuk menurunkan jabatan maupun pangkat pegawai. Sebaliknya, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengetahui kesesuaian kompetensi dan potensi pegawai dengan kebutuhan organisasi.

Karena itu, Saparudin berharap proses profiling dapat dilaksanakan secara objektif dan profesional sehingga hasilnya memberikan gambaran yang utuh mengenai kapasitas aparatur.

“Ini bukan untuk menurunkan jabatan atau pangkat. Kita ingin mengetahui siapa yang cocok di posisi tertentu sesuai dengan kompetensinya. Dengan begitu, organisasi juga bisa bekerja lebih optimal,” katanya.

Selain pemetaan potensi dan kompetensi, Wali Kota juga menekankan pentingnya rekam jejak kinerja dalam mendukung penerapan manajemen talenta ASN.

Menurutnya, berbagai aktivitas kedinasan, hasil pekerjaan, keterlibatan dalam rapat, koordinasi, hingga kontribusi pegawai dalam pelaksanaan tugas perlu terdokumentasi dengan baik.

“Rekam jejak kinerja harus menjadi bagian penting. Apa yang dikerjakan, bagaimana hasilnya, termasuk keterlibatan dalam berbagai kegiatan kedinasan, perlu tercatat dengan baik,” ujarnya.

Melalui penerapan manajemen talenta, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap pengelolaan ASN dapat dilakukan secara lebih objektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Sebanyak 470 ASN dijadwalkan mengikuti profiling yang dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan yang lebih komprehensif terhadap kompetensi dan potensi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Hasil profiling tersebut selanjutnya diharapkan dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik secara optimal kepada masyarakat.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *