Advertisement

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ucok Oktahaber menggelar reses masa sidang III tahun sidang II 2026 di kediamannya, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

Reses turut dihadiri Ketua DPW Partai NasDem, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut, Ucok Oktahaber yang merupakan anggota Komisi I DPRD Babel membidangi pemerintahan, menyampaikan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan maupun usulan yang nantinya dapat ditampung sebagai bahan pembahasan dan tindak lanjut sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Silakan apa yang mau disampaikan, apa yang dibutuhkan masyarakat. Aspirasi ini akan kita tampung dan kita perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujar Ucok.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak hanya menjadi catatan dalam kegiatan reses, tetapi diupayakan untuk dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Salah satu aspirasi disampaikan Ketua RT di kawasan Bukit Merapen, Yadi. Ia mengeluhkan persoalan krisis air yang masih dirasakan masyarakat di wilayah tersebut.

Yadi berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat segera mencari solusi agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Menanggapi keluhan tersebut, Ucok mengatakan persoalan air menjadi perhatian yang perlu segera ditindaklanjuti. Ia memastikan aspirasi masyarakat akan ditampung dan diupayakan untuk dicarikan jalan keluar melalui koordinasi dengan instansi terkait.

“Permasalahan ini kita tampung. Kita akan usahakan secepat mungkin agar bisa ditindaklanjuti,” kata Ucok.

Ia menegaskan, kegiatan reses menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen.

Ucok berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga pemerintah dan DPRD dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan di lapangan.

“Yang paling penting, masyarakat menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan di lingkungan. Kita akan bawa aspirasi tersebut untuk dibahas dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme,” ujarnya.

Reses tersebut ditutup dengan dialog bersama masyarakat yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.(San)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *