PANGKALPINANG, KATABABEL.COM -Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan berbagai persiapan teknis pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang direncanakan digelar di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Pengaturan saf jemaah bahkan akan diperluas hingga ke kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan area Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang guna mengantisipasi membludaknya jemaah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pangkalpinang, Haris Munandar, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektoral telah dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan salat Idulfitri.
Koordinasi tersebut melibatkan Polresta Pangkalpinang, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pangkalpinang, Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, serta tim BPBD Kota Pangkalpinang bersama pengurus Masjid Agung Kubah Timah.
Menurut Haris, koordinasi tersebut bertujuan untuk memetakan pengamanan, pengaturan jemaah, serta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pelaksanaan salat.
“Meskipun tidak ada batasan kuota jemaah, pengaturan posisi saf menjadi hal yang sangat penting, terutama agar tidak ada saf yang mendahului posisi imam,” kata Haris kepada media ini, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, rencana awal penempatan mihrab atau posisi imam dan khotib akan berada di sebelah kanan panggung Alun-Alun Taman Merdeka.
Sementara itu, seluruh jemaah akan menempati area lapangan ATM dengan pembagian saf.Sekitar dua pertiga area depan akan ditempati jemaah laki-laki, sedangkan sepertiga area di bagian belakang disiapkan untuk jemaah perempuan.
“Jika area untuk jemaah perempuan sudah penuh, maka akan diarahkan ke kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Apabila masih penuh, jemaah perempuan selanjutnya akan diarahkan menuju taman di area Masjid Agung Kubah Timah,” jelasnya.
Terkait waktu pelaksanaan, Haris menyebutkan salat Idulfitri direncanakan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026, atau menyesuaikan dengan hasil sidang isbat pemerintah.
Ia juga menjelaskan adanya skenario alternatif jika terjadi hujan yang menyebabkan genangan di area Alun-Alun Taman Merdeka. Dalam kondisi tersebut, mihrab akan dipindahkan ke gerbang rumah dinas wali kota di depan Polsek Taman Sari.
Dalam skenario itu, jemaah laki-laki akan menempati Jalan Sudirman, Jalan Masjid Kubah, area taman serta area parkir Masjid Kubah Timah. Sedangkan jemaah perempuan akan ditempatkan di kubah utama, kubah dua dan tiga, serta area pasir yang direncanakan menjadi lokasi kubah empat dan lima.
Pemkot Pangkalpinang juga mengimbau masyarakat untuk membawa alas atau sajadah masing-masing serta berwudhu dari rumah demi kelancaran pelaksanaan ibadah.
“Kami mengajak masyarakat Pangkalpinang untuk bersama-sama melaksanakan Salat Idulfitri yang diselenggarakan oleh pemerintah kota. Semoga cuaca cerah sehingga pelaksanaan ibadah berjalan lancar,” ujarnya.
Selain salat Idulfitri, Pemkot Pangkalpinang juga berencana menggelar pawai obor elektrik pada malam takbiran yang akan melibatkan para remaja masjid serta organisasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
Pelaksanaan Salat Idulfitri sendiri dijadwalkan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan imam Ustaz Abdullah yang merupakan imam tetap Masjid Agung Kubah Timah. Sementara khotbah Idulfitri akan disampaikan oleh Dr. Muhammad Isnaini, S.Ag., M.Pd., yang merupakan dosen sekaligus Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang.
“Jika hingga waktu pelaksanaan hujan masih turun, maka Salat Idulfitri akan dilaksanakan di Masjid Agung Kubah Timah sebagaimana pelaksanaan salat fardu seperti biasanya,” tutup Haris.












