PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang menggelar reses masa sidang III tahun sidang II 2026 di SMK Negeri 2 Kota Pangkalpinang, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan tujuh anggota DPRD dari fraksi yang berbeda. Reses menjadi momentum bagi para wakil rakyat untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan guru dan pelajar.

Tujuh anggota DPRD Dapil Pangkalpinang yang hadir yaitu, Eddy Iskandar (Golkar), Dody Kusdian (PKS), Sadiri (PPP), Monica Haprinda (PDI Perjuangan), Ucok Oktahaber (Nasedem), Rustam Mataris (Demokrat), Hardi (Gerindra).
Dalam reses tersebut, para anggota DPRD Babel juga menggandeng pihak OJK dan Bank SumselBabel untuk memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan kepada para lebih dari 400 pelajar di kota pangkalpinang yang hadir.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar mengatakan, literasi keuangan penting diberikan kepada generasi muda, khususnya mereka yang mulai memasuki usia 17 tahun dan memiliki identitas kependudukan serta akses terhadap berbagai layanan keuangan.
Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar pelajar tidak mudah terjerat pinjaman online ilegal, judi online maupun berbagai aktivitas keuangan yang berpotensi merugikan dan bertentangan dengan hukum.
“Kami melihat persoalan literasi keuangan ini harus terus digencarkan, terutama kepada adik-adik yang baru memiliki KTP dan mulai bisa mengakses layanan keuangan,” ujarnya.
Ia berharap para pelajar tidak hanya memahami risiko layanan keuangan ilegal, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
“Bagaimana memanfaatkan dan mengelola potensi keuangan yang mereka dapatkan setelah memiliki KTP, itu juga penting,” katanya.
Eddy menambahkan, reses bersama sengaja dilakukan karena persoalan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan satu bidang atau satu komisi.
“Persoalan masyarakat bukan hanya satu atau dua hal yang berkaitan dengan komisi tertentu. Karena itu, kami dari Dapil Pangkalpinang yang ada di berbagai komisi bisa menangkap secara utuh kebutuhan dan aspirasi masyarakat, kemudian memperjuangkannya menjadi program pemerintah,” ungkapnya.
Ia mengakui tidak seluruh aspirasi dapat direalisasikan secara cepat karena keterbatasan anggaran. Namun, pihaknya memastikan aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan secara bertahap.
“Persoalannya memang keterbatasan keuangan, sehingga tidak semua yang disampaikan bisa diselesaikan seketika. Tetapi secara bertahap, mudah-mudahan ada perubahan,” pungkas Eddy.
Dalam kesempatan tersebut, OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan materi mengenai pengenalan fungsi dan peran OJK, perencanaan keuangan, serta edukasi agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih waspada terhadap aktivitas keuangan digital yang berisiko.
Sementara itu, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang menyampaikan materi bertajuk “Generasi Cerdas Finansial” yang membahas pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan secara sehat sejak usia pelajar.
Melalui kegiatan reses ini, DPRD Babel berharap generasi muda di Kota Pangkalpinang tidak hanya menjadi pengguna layanan digital, tetapi juga memiliki kecakapan finansial sehingga mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.












