
PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan biaya personal pendidikan kepada 1.165 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.Penyerahan bantuan berlangsung di Stadion Depati Amir Kota Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2026), dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin.
Bantuan tersebut menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan nonformal kesetaraan. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan, khususnya bagi peserta didik yang belum memperoleh bantuan pendidikan lainnya.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membantu peserta didik memenuhi kebutuhan sarana dan perlengkapan belajar.
“Alhamdulillah, pagi hari ini kita dapat bersama-sama berada di tempat ini dalam rangka berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan anak-anak kita dalam belajar. Kita tahu anak-anak kita masih banyak yang membutuhkan sarana, alat dan perlengkapan belajar,” ujar Saparudin.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah, tas, serta bantuan uang tunai untuk menunjang kebutuhan pendidikan peserta didik.Bantuan tersebut diberikan di luar Program Indonesia Pintar (PIP) maupun bantuan dari Baznas Kota Pangkalpinang.
Secara rinci, penerima bantuan terdiri atas 450 siswa SD, 300 anak PAUD, 270 pelajar SMP, serta 145 peserta didik dari jalur pendidikan nonformal.Prof. Saparudin juga mengingatkan para orang tua agar bantuan berupa uang tunai digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.Untuk peserta didik jenjang SMP, bantuan tunai yang diterima mencapai Rp1 juta per siswa.
“Tolong uangnya benar-benar dibelikan perlengkapan belajar anak-anak kita. Kalau tingkat SMP mendapatkan satu juta rupiah, tolong dibelikan kebutuhan yang memang mereka perlukan,” katanya.
Luncurkan Buku Budaya dan Sejarah PangkalpinangSelain penyerahan bantuan pendidikan, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran buku belajar budaya dan sejarah Kota Pangkalpinang.Prof. Saparudin menyampaikan, pengenalan sejarah dan budaya lokal kepada generasi muda memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap daerah.
Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam mengambil pembelajaran dari berbagai pengalaman masa lalu untuk menghadapi masa depan.
“Sejarah menjadikan kita lebih dewasa dan memberikan pengalaman serta pembelajaran berharga untuk menatap masa depan yang lebih baik. Mengetahui budaya lokal juga akan menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang kita terhadap lingkungan Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.
Melalui penyaluran bantuan pendidikan dan penguatan pembelajaran sejarah serta budaya lokal tersebut, Pemkot Pangkalpinang berharap dukungan terhadap peserta didik dapat terus diperkuat, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar