banner 728x90
Pemprov Babel

Kunjungi Keluarga Risiko Stunting di Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Intervensi Gizi Tepat Sasaran

45
×

Kunjungi Keluarga Risiko Stunting di Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Intervensi Gizi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Rangkaian kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI), Wihaji, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov. Babel), berlanjut ke Kota Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).

Dalam agenda tersebut, Menteri bersama Gubernur Babel Hidayat Arsani, mengunjungi keluarga risiko stunting (KRS) penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B) di rumah Ibu Soleha, Kelurahan Ketapang, Kota Pangkalpinang.

Dalam kegiatan, Gubernur Hidayat Arsani hadir didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang beserta jajaran pemerintah daerah. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program percepatan penurunan stunting berjalan tepat sasaran melalui pendampingan langsung kepada keluarga yang membutuhkan.

Rumah Ibu Soleha menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi karena masuk dalam wilayah pengantaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lontong Pancur Pangkalpinang. Selain meninjau kondisi keluarga penerima manfaat, rombongan juga menyerahkan bantuan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita serta memastikan pendampingan gizi berjalan secara berkelanjutan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, menegaskan bahwa intervensi pemerintah difokuskan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan agar penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif.

“Karena itu, dengan segala prioritasnya, inilah yang menjadi prioritas kita bantu sesuai dengan kewenangan kita yang mengurusi stunting, khususnya keluarga risiko stunting,” ujar Wihaji.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar setiap intervensi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program penanganan stunting harus menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bantuan dan pendampingan berjalan efektif sehingga mampu melahirkan generasi Bangka Belitung yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” kata Gubernur.

Kehadiran Menteri dan Gubernur disambut hangat oleh masyarakat. Salah seorang penerima manfaat, Ibu Firda, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada keluarganya.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Ibu Firda, mengucapkan terima kasih atas bantuan Bapak Menteri dan Bapak Gubernur. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan,” tuturnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Ibu Soleha yang tengah mengandung dan menjadi salah satu penerima bantuan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang saya terima dari Bapak Menteri dan Bapak Gubernur. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saya dan keluarga. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan. Aamiin,” ujarnya.

Apresiasi serupa datang dari Lurah Ketapang, Daryansih, yang menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel kepada warganya.

“Kami atas nama Kelurahan Ketapang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN beserta Bapak Gubernur Babel, Hidayat Arsani. Terima kasih atas kunjungannya kepada warga kami dan bantuan yang telah diberikan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 07 Kelurahan Ketapang, Asbullahani. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya warga di kawasan pesisir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri dan Bapak Gubernur Hidayat Arsani yang telah memberikan bantuan kepada warga kami di wilayah pesisir. Semoga apa yang diterima dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemprov Babel terus memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus memastikan setiap program intervensi stunting terlaksana secara terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Babel Berdaya 2029.

Penulis: Elwan
Foto/Video:Angga /Qinoy
Editor: Dini
Sumber: Biro Adpim Babel

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page