banner 728x90
Pemkot Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Lepas 27 Calon Jemaah Haji Tuatunu Indah, Haru dan Doa Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci

84
×

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Lepas 27 Calon Jemaah Haji Tuatunu Indah, Haru dan Doa Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Kelurahan Tuatunu Indah dalam kegiatan walimatussafar yang berlangsung khidmat di Masjid Raya Tuatunu, Minggu (19/4/2026).

Acara tersebut diwarnai suasana haru dan penuh doa dari keluarga, tokoh masyarakat, serta pengurus masjid yang hadir mengantar para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Sebanyak 27 calon jemaah haji dilepas dalam kesempatan tersebut. Mereka akan menunaikan ibadah haji ke Makkah dan Madinah, dua kota suci yang menjadi tujuan utama umat Islam dalam menjalankan rukun Islam kelima. Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, ditandai dengan doa bersama dan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna.


Dalam sambutannya, Saparudin yang akrab disapa Prof. Udin menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jemaah haji yang telah mendapatkan kesempatan berharga tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak semua umat Islam memperoleh panggilan untuk berhaji, mengingat panjangnya antrean keberangkatan.


“Hari ini kita menghantarkan saudara-saudara kita untuk memenuhi panggilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Dari sekian banyak yang antre, tahun ini Bapak/Ibu mendapat kesempatan berangkat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia berpesan agar seluruh jemaah mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental dan spiritual. Menurutnya, niat yang tulus dan hati yang bersih menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah haji dengan sempurna.


“Berangkatlah dengan hati yang bersih dan ikhlas. Kami yang di tanah air akan terus mendoakan agar Bapak/Ibu selalu diberi kesehatan, keselamatan, hingga kembali lagi ke Pangkalpinang,” tambahnya.


Wali Kota juga berharap para jemaah yang berangkat dapat kembali ke daerah dengan predikat haji dan hajah yang mabrur, serta mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.


Sementara itu, Ketua Masjid Raya Tuatunu, Ustaz Rusbandi Mataris, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 27 jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 23 orang berasal dari Kelurahan Tuatunu Indah. Sisanya merupakan jemaah yang bergabung dari wilayah lain, termasuk Bukit Merapin.


“Alhamdulillah, jemaah kita tahun ini berjumlah 27 orang. Sebagian besar berasal dari Tuatunu Indah, dan ada juga yang bergabung dari Bukit Merapin,” jelasnya.


Rusbandi menegaskan bahwa keberangkatan haji merupakan nikmat besar yang patut disyukuri oleh setiap jemaah. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut adalah panggilan langsung dari Allah yang tidak semua orang dapatkan.


“Ini adalah panggilan Allah. Nikmat besar selain iman dan Islam adalah ketika Allah memudahkan langkah kita ke Makkah dan Madinah,” ujarnya.


Ia juga berpesan kepada para jemaah agar senantiasa menjaga adab dan perilaku selama menjalankan ibadah, mulai dari sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Menurutnya, sikap dan perilaku selama di Tanah Suci menjadi cerminan kualitas ibadah seseorang.


Perwakilan calon jemaah haji, Zulkifli, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas perhatian serta doa yang diberikan oleh masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para jemaah dalam menjalankan ibadah haji.


“Kami sangat terharu atas doa-doa yang dipanjatkan untuk kami. Semoga kami dimudahkan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali menjadi haji yang mabrur,” katanya.


Zulkifli juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus masjid yang telah memfasilitasi kegiatan walimatussafar tersebut dengan baik. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran selama berada di Tanah Suci.


“Kami mohon doa agar diberikan kelancaran selama di Madinah dan Makkah, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya.


Kegiatan walimatussafar ini tidak hanya menjadi momen pelepasan, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat spiritual masyarakat. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi harapan agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *