Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerah

Forbisda 2026 HIPMI Babel: Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Membangun Ekonomi Daerah

49
×

Forbisda 2026 HIPMI Babel: Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Membangun Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, KATABABEL.COM – Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (DPD HIPMI) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 dengan tema “Babel Berdaya: Kolaborasi Pengusaha Muda Membangun Ekonomi Daerah” di Hotel Santika Bangka, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin, wakil ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, jajaran pemerintah daerah, pengurus HIPMI dari seluruh kabupaten/kota se-Kepulauan Bangka Belitung, organisasi kepemudaan, serta ratusan peserta yang terdiri dari para pengusaha muda dan calon entrepreneur.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum DPD HIPMI Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Harry Arsani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Forbisda 2026.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah memberikan yang terbaik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Menurut Harry, Forum Bisnis Daerah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi Bangka Belitung.

“HIPMI harus ikut mengambil peran nyata dalam membangun ekonomi daerah. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Kita harus menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Selain dikenal dengan sektor pertambangan timah, daerah ini juga memiliki kekuatan di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, serta pariwisata yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Bangka Belitung sangat kaya. Kita punya lahan pertanian yang luas, potensi kelautan yang besar, dan sumber daya alam yang melimpah. Semua ini harus dikelola oleh putra-putri daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Harry juga menekankan pentingnya meningkatkan rasio kewirausahaan sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, semakin banyak generasi muda yang terjun ke dunia usaha, semakin kuat pula fondasi ekonomi bangsa.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan lebih banyak pengusaha. HIPMI harus menjadi motor penggerak lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru yang kreatif, inovatif, dan mampu membuka lapangan kerja,” ungkapnya.

Melalui Forbisda 2026, Harry berharap akan lahir gagasan-gagasan baru, kolaborasi strategis, serta peluang investasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung.

“Saya berharap forum ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat jejaring, membuka peluang usaha, dan bersama-sama menjadikan Bangka Belitung lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tuturnya.

Kegiatan Forbisda 2026 berlangsung dengan berbagai sesi diskusi, pemaparan materi, serta forum networking yang mempertemukan para pelaku usaha muda dengan stakeholder pemerintah dan mitra bisnis.

Melalui kegiatan ini, HIPMI Babel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kepulauan Bangka Belitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *