PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Staf Ahli Wali Kota Pangkalpinang Bidang Keuangan, Perekonomian, dan Pembangunan, Devy Ingson, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Sekolah Dasar (SD) Kota Pangkalpinang Tahun 2026 yang digelar di SD Negeri 23 Pangkalpinang, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Sekolah SD Negeri 23 Pangkalpinang Iskandar, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang beserta jajaran, para kepala sekolah, dewan guru, dewan juri, panitia pelaksana, serta para peserta didik dari berbagai sekolah dasar di Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Devy Ingson menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, yang sedianya akan hadir langsung pada acara tersebut. Namun karena ada agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan, Wali Kota mewakilkan kehadirannya kepada Devy Ingson.
“Bapak Wali Kota menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anak sekalian dan seluruh undangan karena belum dapat hadir secara langsung. Beliau menitipkan salam dan semangat kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh percaya diri dan kegembiraan,” ujar Devy.
Devy menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengekspresikan bakat dan kreativitas di bidang seni dan sastra.
“Anak-anakku sekalian, hari ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Ini adalah tempat kalian belajar, belajar berani tampil, belajar percaya diri, dan menunjukkan bakat terbaik yang kalian miliki. Karena itu, tampilkan kemampuan terbaik kalian dengan semangat dan rasa gembira,” katanya.
Untuk mencairkan suasana, Devy juga menyampaikan sebuah pantun yang disambut antusias para peserta.
“Pergi ke Tapang membeli kemplang, tetap semangat anak-anak Pangkalpinang,” ucapnya.
Menurut Devy, kegiatan FLS3N memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Ia meyakini bahwa dari panggung sederhana seperti ini akan lahir anak-anak hebat yang kelak mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan bangsa Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan muncul talenta-talenta muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang seni dan sastra,” ungkapnya.
Devy juga memberikan apresiasi kepada para guru, kepala sekolah, dan orang tua yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak untuk terus berkembang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah, serta orang tua yang senantiasa mendukung anak-anak agar terus berkembang. Dukungan ini sangat penting dalam membentuk generasi yang kreatif dan percaya diri,” tuturnya.
Kepada seluruh peserta, Devy berpesan agar tidak takut melakukan kesalahan ketika tampil di depan umum. Menurutnya, keberanian untuk mencoba merupakan langkah besar yang patut dibanggakan.
“Menang tentu membanggakan, tetapi keberanian untuk tampil di depan umum adalah pencapaian yang luar biasa. Tidak semua orang memiliki keberanian itu,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Devy Ingson secara resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat SD Kota Pangkalpinang Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional Tingkat Sekolah Dasar Kota Pangkalpinang Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai cabang lomba yang menjadi bagian dari FLS3N, sebagai ajang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan seni dan sastra mereka.
ya






