PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal bagi organisasi masyarakat di Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan keterampilan masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam mengolah pangan lokal menjadi makanan sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Samri, yang diwakili Sekretaris Dinas Irma Mutiasari, mengatakan kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
“Kami berharap ibu-ibu memiliki kemampuan mengolah pangan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi keluarga sesuai standar,” kata Irma dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pemanfaatan bahan pangan lokal juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor, terutama tepung terigu, dengan memaksimalkan potensi pangan yang tersedia di daerah.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi wanita dan organisasi masyarakat di Kota Pangkalpinang, seperti TP PKK Kota, Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra, Ikatan Istri Anggota Dewan, Muslimat NU, Aisyiyah, PD Salimah, PGRI, dan IWAPI.
Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang ini juga mendapat dukungan dari pihak swasta, salah satunya Wings Group.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal menjadi produk yang sehat, bergizi, dan memiliki nilai tambah ekonomi bagi keluarga.












