PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Wali Kota Saparudin Masyarif menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya atlet-atlet pelajar berprestasi yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional dan internasional. Hal tersebut disampaikannya usai membuka ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 Kota Pangkalpinang yang digelar di Stadion Depati Amir, Selasa (21/4/2026).

Menurut Saparudin, penyelenggaraan Popda bukan sekadar agenda rutin olahraga, melainkan menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul dari kalangan pelajar. Ia menilai, potensi atlet muda di Pangkalpinang perlu terus diasah agar mampu berprestasi di level yang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menemukan anak-anak yang memiliki bakat, kemampuan, dan semangat juang tinggi, sehingga ke depan mereka tidak hanya berprestasi di tingkat kota, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Ia juga mendorong perangkat daerah terkait, khususnya dinas olahraga, untuk menjadikan Popda sebagai sarana pembinaan berkelanjutan. Dengan sistem seleksi yang terarah, diharapkan para atlet muda dapat dipersiapkan secara maksimal untuk mengikuti berbagai kejuaraan berikutnya.
Selain aspek prestasi, Saparudin menekankan pentingnya nilai-nilai yang dibangun melalui olahraga, seperti sportivitas, kerja sama tim, dan solidaritas antarpelajar. Menurutnya, pengalaman bertanding di luar lingkungan sekolah akan membentuk karakter dan kepribadian yang lebih kuat.
“Tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana mereka belajar bekerja sama, menghargai sesama, dan membangun sikap positif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Popda 2026 sendiri diikuti oleh 1.362 atlet pelajar dari jenjang SMP hingga SMA/SMK. Para peserta akan bertanding di berbagai cabang olahraga, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk mewakili Pangkalpinang pada Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Saparudin memastikan, para pemenang tidak hanya mendapatkan penghargaan berupa trofi dan uang pembinaan, tetapi juga peluang untuk melangkah ke tingkat provinsi sebagai representasi daerah.Terkait persiapan menghadapi Porprov, ia menyebut pihaknya tengah menunggu pelantikan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pangkalpinang yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Setelah itu, pemerintah kota akan segera mematangkan persiapan, termasuk penentuan cabang olahraga prioritas serta pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC).
“Setelah pelantikan KONI, kita akan langsung bergerak melakukan persiapan, mulai dari pembinaan atlet hingga program latihan intensif agar hasil yang dicapai bisa maksimal,” pungkasnya.












