banner 728x90
Pemprov Babel

Wujud Cinta Gubernur untuk Babel : Malam Ramah Tamah Bersama Kepala BNN RI Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

40
×

Wujud Cinta Gubernur untuk Babel : Malam Ramah Tamah Bersama Kepala BNN RI Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menghadiri malam ramah tamah bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto dalam rangka kunjungan kerja yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Pangkalpinang, Rabu (22/4/2026).

Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala BNN RI beserta jajaran. Dia menyampaikan bahwa kehadiran rombongan BNN merupakan suatu kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Malam hari ini kita kedatangan tamu istimewa Kepala BNN RI, dalam rangka kunjungan kerja meninjau langsung Pulau Bangka. Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami,” ujar Gubernur Hidayat Arsani dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, malam ramah tamah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat sinergi antar lembaga dan daerah dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Indonesia.

Gubernur Hidayat Arsani menekankan pentingnya dukungan konkret dari pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat kelembagaan BNN di daerah. Dia meminta kepada para Bupati/Wali Kota se-Babel segera menyiapkan lahan sebagai langkah awal pembentukan kantor BNN di wilayah masing-masing.

“Pak bupati, kita harus menyediakan tanah untuk BNN se Babel. Dalam waktu singkat, laporkan kepada saya. Minimal ada lahan dulu supaya kita bisa bergerak cepat memberantas narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman narkoba yang merusak generasi bangsa.

Dalam suasana penuh keakraban itu, Gubernur Hidayat juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh elemen bangsa.

“Melalui kebersamaan yang terjalin pada malam hari ini, kita harapkan akan terbangun sinergi yang semakin solid dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas yang sehat dan berkualitas,” harap Gubernur Hidayat Arsani.

Kegiatan malam ramah tamah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara BNN RI dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna memperkuat kerja sama ke depan dalam upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dalam kunjungan perdananya, Kepala BNN RI Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto mengungkapkan rasa bangga dapat hadir langsung di Babel untuk menambah pengalaman, bersilaturahmi, serta bertatap muka dengan jajaran BNN Provinsi (BNP) dan BNN Kabupaten/Kota (BNK) di Babel.

“Saya bangga bisa hadir di Babel. Ini kunjungan pertama saya untuk menambah pengalaman, sekaligus bersilaturahmi dan bertatap muka dengan seluruh jajaran BNP dan BNK,” ujar Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto dalam sambutannya.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai penghargaan yang telah diraih Pemerintah Provinsi Babel di bawah kepemimpinan Hidayat Arsani. Ia memberikan dukungan kepada Gubernur Hidayat Arsani terhadap upaya pemberantasan narkoba yang sangat kuat dan nyata.

Dia juga mengungkapkan apresiasi rencana Gubernur Babel memberikan hibah tanah untuk pembangunan balai rehabilitasi serta gedung BNN. Menurutnya, langkah ini mencerminkan komitmen dan kecintaan kepala daerah dalam menjaga serta merawat daerahnya, khususnya dalam menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba.

“Ini adalah bentuk kecintaan Pak Gubernur dalam menjaga dan merawat Babel, guna menurunkan angka prevalensi narkoba,” imbuhnya.

Suyudi mengungkapkan berdasarkan data prevalensi penyalahgunaan narkotika pada 2025 mencapai 2,11% dari total populasi masyarakat Indonesia. Persentase ini setara dengan 4,9 juta masyarakat Indonesia yang menggunakan narkotika.

“Ini pekerjaan rumah besar. Kita tidak boleh memandang remeh, karena sekarang narkoba sudah ada di lingkungan kita,” jelasnya.

Begitu pula dia menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika yang semakin kompleks, termasuk perubahan bentuk narkoba menjadi cair yang lebih sulit dideteksi serta adanya sistem isi ulang yang memperumit pengawasan.

“Sekarang wujud narkotika berubah, menjadi cair sehingga sulit dideteksi, dan bahkan ada sistem isi ulang. Namun kami sudah mengungkapnya, kami bersikap tegas, dan terus melakukan pengawasan untuk menyelamatkan generasi emas kita,” tuturnya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba, termasuk peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga.

“Peran semua pihak sangat penting. Tidak hanya aparat, tetapi juga masyarakat dan tokoh agama harus bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba,” pungkasnya.

Penulis: Vera
Foto: Malvin
Editor: Lisia Ayu
Sumber: Biro Adpim Setda Babel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *