PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Universitas Muhammadiyah Babel (Umuh), menggelar kegiatan Literasi Media, di Kampus Unmuh, Pangkalpinang, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Bijak Bermedia, Cerdas Berinformasi” tersebut, menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, dalam mewujudkan upaya memperkuat budaya bermedia yang kritis, sehat dan bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.
Terkait hal itu, Kepala Diskominfo Babel, diwakili Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Babel, Ahmad Sirajudin, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Babel Hidayat Arsani, yang mendorong penguatan literasi digital melalui kolaborasi lintas sektor, untuk menjaga ruang digital yang sehat dan kondusif.
Ahmad menuturkan, saat ini, hoaks bukan hanya berkaitan dengan isu nasional, tetapi juga telah menyasar persoalan-persoalan daerah, yang dapat merusak stabilitas sosial serta mencoreng nama baik institusi maupun individu.Menurut Ahmad, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuat manipulasi informasi dalam bentuk teks, gambar, hingga video semakin sulit dikenali.
Karena itu, lanjut Ahmad, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.Lebih lanjut Ahmad mengatakan, pihaknya akan membangun sinergi dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) untuk memperluas gerakan edukasi dan pencegahan hoaks di tengah masyarakat, sebagai bentuk penguatan literasi digital.
“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Pak Gubernur. Terima kasih kepada rekan-rekan di KPID Babel, yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ucap Kabid IKP Diskominfo Babel, Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad berharap, kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang cakap digital, semakin kritis dan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks, serta membangun budaya informasi yang sehat di Babel.
Sementara itu, Ketua KPID Babel, M. Adha Al Kodri, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya, dalam meningkatkan kecakapan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi tantangan penyiaran dan derasnya arus informasi di era digital.
Menurut Kodri, perkembangan AI tidak berhenti di pengolahan suara, kata, atau kalimat saja, akan tetapi mencakup menghasilkan gambar, yang hampir tidak memiliki perbedaan mencolok.Oleh karenanya, Kodri mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.
“Jadi, sebelum menyebarkan informasi, harus dikroscek terlebih dahulu,” ajak Kodri.
Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor UMBB, Gatot Afrianto, menyambut baik pelaksaaan kegiatan tersebut.Ia mengingatkan mahasiswa, agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen konten yang kreatif, edukatif dan bertanggung jawab.
“Kalau mendapat informasi, jangan langsung dibagikan. Mahasiswa harus membiasakan diri menyaring terlebih dahulu,” tutup Gatot.
Kegiatan tersebut, juga menghadirkan Rektor Unmuh Dr. Fadillah Sabri, Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang Henry Pribadi, Sonya Anggia Sukma Wakil Ketua KPID Babel, dan Ahmad Sirajudin Kabid IKP Diskominfo Babel mewakili Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa.(rilis).













