banner 728x90
Pemkot Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Luncurkan SIGORO, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Lingkungan Bersih dan Terintegrasi di Pangkalbalam

60
×

Pemkot Pangkalpinang Luncurkan SIGORO, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Lingkungan Bersih dan Terintegrasi di Pangkalbalam

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara resmi meluncurkan inovasi bertajuk SIGORO (Sistem Integrasi Gotong Royong) dalam sebuah kegiatan yang digelar di Kantor Camat Pangkalbalam, Selasa (14/4/2026).

Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang memperkuat budaya gotong royong berbasis sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan. Inovasi SIGORO digagas sebagai langkah konkret dalam mendukung implementasi program nasional Indonesia Asri, sekaligus mengakselerasi gerakan Pangkalpinang Bersih yang selama ini terus digaungkan pemerintah daerah.

Kehadiran sistem ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pengelolaan lingkungan, khususnya di wilayah Pangkalbalam yang memiliki karakteristik kompleks sebagai kawasan industri dan pelabuhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin menegaskan bahwa Pangkalbalam memiliki dinamika wilayah yang berbeda dibanding kecamatan lain di Kota Pangkalpinang. Banyaknya pemangku kepentingan yang terlibat, mulai dari unsur TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, kepolisian dari berbagai tingkatan seperti Polsek, Kapolpos hingga Polair, serta kehadiran instansi strategis seperti KSOP, Pelindo, dan berbagai perusahaan swasta, menjadikan koordinasi lintas sektor sebagai kebutuhan utama.

“Pangkalbalam ini unik. Stakeholder-nya sangat beragam dan jumlahnya banyak. Kalau tidak dikelola dengan sistem yang baik, maka potensi kolaborasi itu tidak akan maksimal. SIGORO hadir untuk menjembatani itu semua,” ujar Saparudin.

Ia menjelaskan, SIGORO tidak hanya berfungsi sebagai alat koordinasi, tetapi juga sebagai platform integrasi yang memungkinkan seluruh elemen terlibat secara aktif, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan gotong royong di lapangan. Dengan sistem ini, setiap kegiatan dapat dipantau, dievaluasi, dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Saparudin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Oleh karena itu, SIGORO dirancang untuk memperkuat semangat kolaborasi, transparansi, serta efektivitas kerja bersama.

“Melalui SIGORO, kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kegiatan yang berjalan sendiri-sendiri. Semua bergerak dalam satu sistem, satu arah, dan satu tujuan, yaitu menciptakan lingkungan Pangkalpinang yang bersih, sehat, dan asri,” tegasnya.

Wali Kota juga memberikan apresiasi tinggi kepada Camat Pangkalbalam beserta jajaran yang telah menggagas inovasi tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata dari kreativitas dan inovasi aparatur pemerintah di tingkat kecamatan dalam menjawab kebutuhan daerah.

“Ini contoh inovasi yang lahir dari bawah, dari kecamatan. Artinya, semangat perubahan itu sudah tumbuh di semua lini. Tinggal bagaimana kita mendukung dan mengembangkannya agar memberi dampak yang lebih luas,” tambahnya.

Peluncuran SIGORO turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, di antaranya Kepala Bapperida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Dengan diluncurkannya SIGORO, Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis mampu memperkuat tata kelola lingkungan berbasis kolaborasi, sekaligus menjadikan Pangkalbalam sebagai model percontohan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kota yang bersih dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *