banner 728x90
Pemkot Pangkalpinang

Festival Kampung Bintang 2026 Perdana Digelar, Perkuat Toleransi dan Angkat Budaya Tionghoa di Pangkalpinang

59
×

Festival Kampung Bintang 2026 Perdana Digelar, Perkuat Toleransi dan Angkat Budaya Tionghoa di Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Festival Kampung Bintang 2026 resmi digelar sebagai upaya menjaga tradisi, merawat keberagaman, serta memperkuat identitas Kota Pangkalpinang sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Kampung Bintang dan dibuka pada Jumat (3/4/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Irma, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam merawat harmoni antarbudaya di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kegiatan Festival Kampung Bintang ini merupakan bentuk menjaga tradisi dan keberagaman, serta wujud dari Kota Pangkalpinang yang senantiasa menjaga toleransi,” ujar Irma.

Ia menjelaskan, festival ini menjadi ruang ekspresi budaya, khususnya budaya Tionghoa yang telah lama hidup berdampingan dengan budaya Melayu di Pangkalpinang. Momentum perayaan Chengbeng dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan kekayaan tradisi tersebut kepada masyarakat luas.

“Festival Kampung Bintang ini kita laksanakan dalam rangka Chengbeng. Kita ingin mengangkat budaya Chinese atau Tionghoa yang ada di Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat citra kota sebagai kota toleransi,” jelasnya.

Irma juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival perdana ini. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Berkat kerjasama yang baik, festival ini akhirnya dapat terwujud,” tambahnya.

Tidak hanya menjadi ajang budaya, Festival Kampung Bintang juga memberikan dampak ekonomi dengan melibatkan banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Festival ini juga diikuti banyak UMKM, tentu bertujuan sebagai penggerak ekonomi di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Irma menuturkan, Festival Kampung Bintang merupakan kegiatan yang pertama kali digelar dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk menghibur masyarakat dan wisatawan, yang dimulai dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari setiap harinya.

“Setiap harinya akan diisi dengan beragam kegiatan yang berbeda, mulai dari siang hingga malam,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Irma menambahkan bahwa Chengbeng identik dengan tradisi pulang kampung bagi masyarakat Tionghoa. Melalui festival ini, pihaknya ingin menghadirkan nuansa nostalgia kampung halaman melalui sajian kuliner khas serta suasana yang autentik.

“Chengbeng identik dengan tradisi pulang kampung. Kita ingin menghadirkan nostalgia melalui makanan khas dan suasana kampung, sehingga bisa menarik orang datang ke Pangkalpinang,” tuturnya.

Ia berharap, Festival Kampung Bintang dapat menjadi agenda tahunan serta semakin memperkuat keharmonisan antarbudaya di Pangkalpinang.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, keharmonisan antarbudaya semakin kuat dan citra Pangkalpinang sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *