Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
Pemkot Pangkalpinang

TPS3R Kawa Begawe Kembali Beroperasi, Pemkot Pangkalpinang Optimistis Atasi Masalah Sampah

80
×

TPS3R Kawa Begawe Kembali Beroperasi, Pemkot Pangkalpinang Optimistis Atasi Masalah Sampah

Sebarkan artikel ini


PANGKALPINANG, KATABABEL.COM — Setelah sempat terbengkalai selama beberapa tahun, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kawa Begawe di Kelurahan Selindung kembali dioperasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Jumat (23/1/2026).


Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan pengoperasian kembali TPS3R tersebut merupakan langkah strategis dalam upaya penanganan sampah di Kota Pangkalpinang yang volumenya mencapai sekitar 100 ton per hari.


“Saya memang meminta agar TPS3R ini dioperasikan kembali secara optimal. Pengelolaan sampah dilakukan dengan sistem 3R, yaitu reduce untuk mengurangi, reuse untuk memanfaatkan kembali, dan recycle atau mendaur ulang,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Prof Udin.


Dalam pengelolaan sampah organik, Pemkot Pangkalpinang menggandeng Forum Masyarakat Petani Bangka Belitung (Formap) Babel yang dinilai telah berpengalaman. Selama enam tahun terakhir, Formap secara konsisten mengelola sampah organik menjadi kompos.


“Formap ini sudah cukup berpengalaman karena selama enam tahun mereka fokus mengelola sampah organik. Ke depan, kita akan melakukan kerja sama melalui MoU dan PKS,” jelas Prof Udin.


Pemkot Pangkalpinang juga telah mengajukan permohonan bantuan peralatan mesin pengolahan sampah kepada pihak terkait guna mendukung operasional TPS3R, khususnya dalam pengelolaan sampah organik. Dengan kapasitas pengolahan sekitar 10 ton per hari, Wali Kota optimistis TPS3R mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi beban sampah kota.


“Kalau ada 10 TPS3R seperti ini yang masing-masing mengolah 10 ton per hari, maka persoalan sampah di Pangkalpinang insyaallah bisa kita selesaikan,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Formap Babel, M. Syarif Hidayatullah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pengoperasian TPS3R Kawa Begawe, khususnya dalam pengelolaan sampah organik.


“Kami di Formap Babel siap bersinergi dengan Pemkot Pangkalpinang. Pengolahan sampah organik menjadi kompos tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Syarif.


Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat yang berkelanjutan di Bangka Belitung.


Selain TPS3R Kawa Begawe, Pemkot Pangkalpinang juga berencana mengoperasikan dua TPS3R lainnya yang berada di kawasan Genas dan Semabung. Meskipun memiliki kapasitas lebih kecil, keberadaan TPS3R tersebut diharapkan mampu menambah daya tampung pengolahan sampah kota.


“Dengan semakin banyak TPS3R yang beroperasi, residu sampah akan semakin berkurang,” pungkas Wali Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *