BANGKA, KATABABEL.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) mengawali tahun 2026 dengan melaksanakan pelantikan dosen, pejabat akademik, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan kampus, Selasa (6/1/2026).
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., tersebut berlangsung di Aula Balai Betason, Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Kampus Terpadu Balunijuk, Kecamatan Merawang.
Pelantikan ini meliputi pengangkatan pertama dalam Jabatan Akademik Dosen, dosen dengan tugas tambahan, serta PPPK paruh waktu. Pada kesempatan yang sama, Rektor UBB juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada pegawai Badan Layanan Umum (BLU) serta pegawai yang sebelumnya berasal dari instansi lain dan kini resmi bergabung sebagai bagian dari Universitas Bangka Belitung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), para kepala biro, dekan, kepala lembaga, pimpinan Unit Penunjang Akademik (UPA), ketua jurusan, koordinator program studi, hingga para ketua tim di lingkungan UBB.
Dalam sambutannya, Rektor UBB menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Setiap jabatan adalah amanah. Saya berharap saudara-saudara dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya serta senantiasa menjaga nama baik institusi,” ujar Prof. Ibrahim.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum menyusun target baru, baik secara personal maupun kelembagaan, guna mendorong kemajuan Universitas Bangka Belitung secara berkelanjutan.
“Target pribadi dan target institusi harus disusun bersama, agar universitas dapat terus bertumbuh dan bergerak maju,” tambahnya.
Khusus bagi dosen yang menerima tugas tambahan, Rektor menekankan pentingnya menjaga integritas serta menghadirkan inovasi dalam menjalankan peran, terutama dalam upaya peningkatan layanan akademik dan kemahasiswaan.
“Integritas dan semangat inovasi harus menjadi fondasi dalam bekerja, terlebih bagi yang mengemban amanah tambahan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan penandatanganan kontrak kinerja antara Rektor UBB dan para pimpinan unit kerja. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola universitas yang bersih, profesional, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. (*)











