PANGKALPINANG, KATABABEL.COM -emerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar aksi gotong royong bersih-bersih di kawasan Pasar Pagi sebagai upaya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan bagi masyarakat serta para pedagang, Jum’at (30/01).
Kegiatan ini melibatkan enam Perangkat Daerah (PD), dengan Dinas Perdagangan, Industri, dan UMKM sebagai leading sector, serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih ini dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Fokus utama saat ini adalah membersihkan saluran air agar aliran tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan.
“Hari ini kita fokus pada pembersihan selokan agar aliran air lancar, setelah itu dilanjutkan dengan pembersihan area di dalam pasar,” jelas Wali Kota.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam menjaga kebersihan pasar tanpa mengganggu aktivitas jual beli.
Ia juga mengimbau para pedagang agar turut berperan aktif menjaga kebersihan dengan membersihkan lapak masing-masing setelah berjualan.
Aksi gotong royong ini direncanakan akan dilakukan secara rutin di empat pasar yang ada di Kota Pangkalpinang.
“Dalam sebulan, setiap pasar akan mendapatkan giliran. Kita juga sudah memiliki tim khusus, serta meminta PDAM untuk memasang sistem penyemprotan permanen, sehingga tidak lagi bergantung pada mobil damkar,” ujarnya.
Selain upaya kebersihan, Pemkot Pangkalpinang juga tengah mengajukan revitalisasi Pasar Pagi kepada Kementerian Perdagangan. Proposal revitalisasi tersebut telah disampaikan sejak November tahun lalu dan saat ini masih dalam proses.
“Harapannya dana revitalisasi bisa segera cair. Pasar ini terakhir direnovasi pada 2011, sehingga memang sudah perlu pembaruan,” kata Wali Kota.
Ia menambahkan, revitalisasi direncanakan mulai pertengahan tahun ini setelah melalui evaluasi pada triwulan pertama.
Selain dukungan dari pemerintah pusat, sebagian pembiayaan juga akan dialokasikan melalui APBD.
Revitalisasi Pasar Pagi nantinya mencakup seluruh kios dan fasilitas pasar.
Lantai dua akan difungsikan sebagai area pelayanan publik, seperti ATM, kantor kas bank, aula pertemuan, food court, serta musala yang lebih representatif.
“Selama ini lantai dua kurang diminati pedagang, jadi akan kita manfaatkan untuk kepentingan publik sesuai arahan Kementerian Perdagangan,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Pangkalpinang berharap Pasar Pagi dapat menjadi pasar yang lebih bersih, tertata, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara optimal.













