Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
DPRD Kota Pangkalpinang

DPRD Pangkalpinang Dukung Program Zero Stunting, Dorong Sosialisasi Masif hingga Respons Cepat Puskesmas

1
×

DPRD Pangkalpinang Dukung Program Zero Stunting, Dorong Sosialisasi Masif hingga Respons Cepat Puskesmas

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting guna mewujudkan target zero stunting di tahun 2026. Hal tersebut disampaikan pada Rabu (28/01/2026).Abang Hertza menuturkan, pada tahun 2026 ini Pemkot Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan gencar melakukan sosialisasi dan penguatan program pencegahan stunting. Salah satu langkah konkret yang dicanangkan adalah program ABCDE.Program tersebut meliputi:A, Aktif minum tablet tambah darah;B, Bumil (ibu hamil) teratur memeriksakan kehamilan;C, Cukupi konsumsi protein hewani;D, Datang ke posyandu setiap bulan; danE, Eksklusif ASI selama enam bulan.“Kami mendukung kebijakan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mencapai Zero Stunting. Yang paling penting adalah segera mensosialisasikan program ini secara luas kepada masyarakat, membuka akses puskesmas seluas-luasnya, serta merespons dengan cepat jika ada laporan masyarakat yang terindikasi stunting,” ujar Abang Hertza.Ia menambahkan, secara geografis Kota Pangkalpinang relatif lebih mudah dijangkau karena berada dalam wilayah perkotaan dengan jarak antarwilayah yang tidak terlalu jauh. Hal ini dinilai menjadi keuntungan tersendiri dalam optimalisasi layanan kesehatan.Menurutnya, ketersediaan fasilitas kesehatan yang cukup memadai di Kota Pangkalpinang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung keberhasilan program penanganan dan pencegahan stunting.“Dengan banyaknya fasilitas kesehatan di Kota Pangkalpinang, ini tentu dapat menjadi kekuatan dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menekan angka stunting hingga mencapai zero stunting,” pungkasnya.DPRD Kota Pangkalpinang berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar target zero stunting dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *