PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – TK Pertiwi Pangkalpinang menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di halaman sekolah, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 197 peserta didik baru beserta orang tua ini menjadi langkah awal dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang aman, nyaman, menyenangkan, dan penuh kasih sayang.Acara berlangsung meriah dengan dihadiri narasumber dari KGTK/BGTK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan.
Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta didik baru, doa bersama, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk cinta tanah air dan menumbuhkan semangat nasionalisme sejak usia dini.
Kepala TK Pertiwi Pangkalpinang, Rina Wati, S.Pd.AUD, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru beserta orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di TK Pertiwi.
“Atas nama keluarga besar TK Pertiwi Pangkalpinang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik beserta orang tua. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TK Pertiwi sebagai tempat belajar, bermain, dan bertumbuh bagi putra-putri tercinta,” ujarnya.
Menurut Rina, MPLS Ramah merupakan momentum penting untuk membantu anak mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, serta membangun karakter positif sebagai bekal belajar sepanjang hayat.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah selama lima hari tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang menekankan pengalaman belajar yang aman, bermakna, menyenangkan, dan membahagiakan bagi setiap anak.
“Melalui kegiatan ini anak-anak akan mengenali guru, teman-teman, lingkungan sekolah, sekaligus mulai membangun karakter positif. Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang membahagiakan bagi setiap anak,” katanya.
Rina juga mengajak seluruh orang tua menjadi mitra sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk menjadi mitra dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Jika ada hal yang dirasakan kurang berkenan selama proses pendidikan, silakan datang dan sampaikan langsung kepada saya. Saya bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan di TK Pertiwi,” tegasnya.
Pada MPLS tahun ini, TK Pertiwi juga menambahkan materi “Pandai Bermedia Sosial”, sebagai bentuk edukasi kepada orang tua mengenai penggunaan media sosial secara bijak, termasuk permohonan izin terkait dokumentasi kegiatan anak selama proses pembelajaran.
Selain itu, sekolah mulai menerapkan kurikulum pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada pembelajaran berpusat pada anak.Kurikulum tersebut dirancang untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan secara holistik melalui kegiatan bermain yang bermakna, sekaligus menanamkan nilai agama, moral, literasi dasar, kreativitas, kemandirian, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari BGTK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan materi mengenai Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang bertujuan membangun karakter positif sejak usia dini. Materi tersebut juga diberikan kepada orang tua agar pembiasaan karakter dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga.
Rina berharap seluruh rangkaian MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi awal yang menyenangkan bagi anak-anak dalam memasuki dunia pendidikan.
“Mari kita ciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih sayang, aman, nyaman, dan menggembirakan sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Dengan jumlah 197 peserta didik, TK Pertiwi Pangkalpinang terus menunjukkan kepercayaan masyarakat sebagai salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan berkualitas, ramah anak, serta berorientasi pada pembentukan karakter sebagai fondasi menuju Generasi Indonesia Hebat.(San)







