PANGKALPINANG, KATABABEL.COM – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, memastikan pasokan listrik di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi aman dan mencukupi selama momentum Imlek, bulan suci Ramadan, hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan Didit usai DPRD Babel menggelar audiensi bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung, Senin (9/2/2026). Audiensi itu digelar sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terkait potensi pemadaman listrik, khususnya saat hari besar keagamaan.
Didit mengatakan, DPRD Babel secara khusus meminta penjelasan kesiapan sistem kelistrikan dari jajaran PLN agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang.
“Atas nama masyarakat Bangka Belitung, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman PLN yang telah berkomitmen melayani masyarakat menghadapi Imlek, bulan suci Ramadan, dan Idulfitri. Insyaallah, mudah-mudahan tidak ada terjadi pemadaman,” ujar Didit.
Audiensi tersebut dihadiri Senior Manager Perencanaan PLN UIW Bangka Belitung, Ery J. Pratama, serta Manager Bidang Distribusi, M. Taufik.
Dalam pemaparannya, PLN menyampaikan bahwa cadangan daya listrik di Bangka Belitung berada dalam kondisi aman.
Didit menjelaskan, saat ini Pulau Belitung memiliki cadangan daya sebesar 12 megawatt (MW), sedangkan Pulau Bangka mencatat surplus daya mencapai 25 MW. Dengan total cadangan sekitar 37 MW, pasokan listrik dinilai mampu mengantisipasi peningkatan beban, terutama pada saat hari besar keagamaan.
Selain itu, sejumlah kendala teknis yang sebelumnya sempat terjadi, seperti gangguan sambungan kabel bawah laut dan robohnya tower, disebut telah berhasil ditangani oleh PLN.Meski demikian, DPRD Babel memberikan catatan agar seluruh pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik yang berpotensi menyebabkan pemadaman sementara dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan.
“Akan ada pemeliharaan, kita minta itu dilaksanakan sebelum bulan suci Ramadan karena ada pemadaman sekitar tiga jam. Alhamdulillah mereka sepakat. Artinya, DPRD sengaja mengadakan audiensi ini sebelum masyarakat bertanya,” jelas Didit.
Ia berharap koordinasi yang baik antara DPRD Babel dan PLN dapat terus terjaga demi memastikan sistem kelistrikan, baik interkoneksi maupun sistem mandiri, tetap andal dan stabil selama perayaan Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri.
“Alhamdulillah hari ini sudah terjawab bahwa Insyaallah komitmen PLN dalam hal penerangan di Bangka Belitung, baik Imlek, Ramadan, maupun Idulfitri, akan menyala dan berjalan normal seperti biasa,” tutupnya.













