Scroll Untuk Baca Berita
banner 728x90
banner 728x90
DPRD Prov Babel

Imam Wahyudi dan Narulita Sari Serap Aspirasi Masyarakat Riau Silip

44
×

Imam Wahyudi dan Narulita Sari Serap Aspirasi Masyarakat Riau Silip

Sebarkan artikel ini

BANGKA, KATABABEL.COM — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Daerah Pemilihan Bangka, Imam Wahyudi dan Narulita Sari, memanfaatkan masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat Desa Riau, Kecamatan Riau Silip, Sabtu (17/01/2026).

Kedatangan dua wakil rakyat tersebut disambut hangat oleh masyarakat Desa Riau yang antusias menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan di wilayah mereka.

Kegiatan reses Anggota Komisi III dan Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, para kepala desa se-Kecamatan Riau Silip, penyuluh pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Wahyudi dan Narulita Sari mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum reses sebagai sarana menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan terkait pembangunan desa.

Imam Wahyudi, Anggota Komisi III DPRD Babel, menjelaskan bahwa reses merupakan agenda rutin anggota DPRD yang dilakukan di luar kantor untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Menurutnya, tujuan utama reses adalah menyerap aspirasi masyarakat agar dapat diperjuangkan dalam kebijakan dan program pemerintah daerah.

“Reses ini menjadi wadah penting bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Beberapa hal penting yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti sesuai kewenangan,” ujar Imam Wahyudi.

Sementara itu, Narulita Sari, Anggota Komisi IV DPRD Babel, juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan usulan dan permasalahan yang dihadapi di desa masing-masing.

Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi, keluhan, maupun usulan yang disampaikan masyarakat akan dikawal dan diteruskan kepada pemerintah provinsi untuk dicarikan solusi terbaik.

“Silakan manfaatkan momentum reses ini dengan sebaik mungkin. Semua aspirasi akan kami catat dan kami perjuangkan agar mendapat perhatian dari pemerintah,” kata Narulita Sari.

Berbagai usulan pun disampaikan oleh para kepala desa dan warga. Kepala Desa Berbura mengungkapkan harapan agar pembangunan masjid dapat diperjuangkan meski dengan anggaran terbatas. Selain itu, ia menyoroti kebutuhan mendesak pembangunan pagar SD Negeri 14 Berbura yang selama 12 tahun selalu diajukan dalam musrenbang namun belum terealisasi.

Sementara itu, Haris, Kepala Desa Riau, memaparkan sejumlah usulan hasil musrenbang desa, di antaranya pengajuan 19 unit rumah layak huni, normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) karena wilayah desa dikelilingi sungai dan rawan banjir, pemasangan talut, serta penambahan lampu jalan di beberapa titik seperti Sinar Gunung Parit 7.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *